TEMPO.CO, Jakarta – Bagi Anda yang sedang menunggu kehadiran penerus komputer tablet Google Pixel Slate, nampaknya Anda akan kecewa. Pasalnya perusahaan Amerika Serikat itu telah resmi menyatakan bahwa komputer tablet itu tidak mempunyai penerus.
Baca: Google Izinkan Pengguna iOS Pakai Kunci Kemanan Android
Dilansir dari theverge.com, Jumat, 21 Juni 2019, Rick Osterloh, Kepala Divisi Perangkat Keras Google, mengumumkan dalam akun twitter pribadinya bahwa penghentian sekuel komputer tablet ini benar alasannya yaitu Google sendiri akan berfokus pada pengembangan produk laptop mereka.
Namun bagi anda yang telah mempunyai komputer tablet besutan Google tersebut, perusahaan menjanjikan bahwa anda akan tetap mendapat pembaruan sistem operasi pada perangkat tersebut.
“Android & Chrome OS teams are 100% committed for the long-run on working with our partners on tablets for all segments of the market (consumer, enterprise, edu). Tim Android & Chrome OS berkomitmen 100% untuk jangka panjang bekerja dengan kawan kami di tablet untuk semua segmen pasar (konsumen, perusahaan, edu),” tulis mantan petinggi Motorola itu pada akun twitter pribadinya.
Rilis pada 22 November 2018 lalu, tablet ini menuai ulasan yang biasa-biasa saja. Walaupun sempat mendapat kebanggaan seputar desain dari perangkat tersebut, Google dinilai belum menuntaskan perangkat lunaknya, sehingga mengakibatkan adanya pengalaman yang kurang memuaskan dikala memakai tablet ini. Hal itu terutama pada versi Slate yang lebih murah yang kinerjanya lambat dan beberapa hari mengalami lag.
Nasib tablet ini sangat berbeda kalau dibandingkan dengan produk laptop mereka, Google PixelBook.
Spesifikasi yang menjanjikan, keyboardnya yang fantastis, layar yang manis dan sanggup disentuh, seukuran dengan MacBook, serta body yang ringkas dan ringan, membuatnya disambut dengan jawaban yang positif dari penggunanya semenjak pertama kali dirilis pada tahun 2017.
Dikabarkan bahwa dikala ini penerusnya, Google PixelBook 2, mungkin saja akan dirilis sebelum selesai 2019.
THEVERGE | RIDWAN KUSUMA AL-AZIZ
