Hampir Setiap Setahun Menciptakan Film, Lola Amaria Mengakui Jumlah Penontonnya Tidak Pernah Banyak

Tidak gampang bagi Lola Amaria (41) untuk ‘menjual’ karya film garapannya ke layar bioskop Indonesia.
Jangankan menjadi box office di negerinya sendiri yang setidaknya ditonton 1 juta orang selama ditayangkan di bioskop, Lola Amaria sering hanya ‘gigit jari’ sesudah mengenalkan film garapannya.
Lola Amaria sering mendapat jumlah penonton tidak lebih dari 100 ribu orang.

“Berat jualan film di Indonesia,” kata Lola Amaria ketika berbincang santai di Restoran Nasi Pedes, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2019) malam.
Dari 8 film yang disutradarai Lola Amaria, hanya Lima yang memperoleh jumlah penonton cukup memuaskan dibandingkan film-film karyanya yang lain.
“Film Lima yang ditayangkan di bioskop setahun lalu, Mei 2018, dan ditonton 150 ribu orang. Itu jumlah penonton paling banyak selama saya menciptakan film,” ujar Lola Amaria.
• Lola Amaria Putar Film Lima di Wellington Selandia Baru
• Lola Amaria : Film LIMA Sangat Mendidik & Penuh Dengan Nilai Nilai Pancasila
Film Lima yang digarap 5 sutradara film, termasuk Lola Amaria, yang salah satunya dibintangi Prisia Nasution ini mengisahkan keberagaman Indonesia dari 5 sila dalam Pancasila.
Meski tidak banyak mendapat jumlah penonton ketika ditayangkan di negerinya sendiri, film Lima justru banyak diapresiasi masyarakat di luar Indonesia.
Di beberapa negara Eropa, Lola Amaria bahkan kerap membawa film Lima untuk diputar secara terbatas di Benua Biru tersebut.

Jerman, Belanda, Perancis sampai Italia, yaitu sejumlah negara Eropa yang sempat meminta Lola Amaria memutarkan film Lima, meski ditonton secara terbatas.
