Heboh Phk Ribuan Karyawan Krakatau Steel, Dirut Minta Sejukkan Suasana

FAST DOWNLOADads
Download






MoeslimChoice | Heboh pemutusan kekerabatan kerja (PHJ) karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Krakatau Steel (KS), Cilegon, Banten, sudah berlangsung dua hari. Sedangkan Direktur Utama PT KS, Silmy Karim enggan menanggapi wacana PHK berselubung restrukturisasi organisasi di perusahaan plat merah tersebut.



Sedangkan RMOL Banten, pada Sabtu, 22/6/19 melaporkan, PHK masal tersebut diklaim sebagai bab dari taktik semoga perusahaan plat merah ini sanggup terus beroperasi. Per Maret 2019, PT KS tercatat mempunyai 6.264 posisi dan pegawai sebanyak 4.453 orang. Sedangkan sasaran hingga pada Tahun 2022, PT KS akan mengurangi jumlah pegawai sebanyak 1.300 orang dan posisi 4.352 orang.



Saat dikonfirmasi wartawan, Dirut KS Silmy Karim menangapinya dengan hati-hati. “Jangan bikin gosip yang gak perlu,” ujar Silmy melalui pesan WhatsApp.



Dia menyatakan tak mau berkomentar sesuatu yang belum terperinci kepastiannya. “Saya gak mau berkomentar terhadap sesuatu yang belum jelas. Sudah terlalu banyak gosip dan hoax wacana KS, bahkan hingga mau dijual ke Cina. Ini gak produktif,” ucapnya.


Namun banyak sekali media melaporkan dampak kebijakan restrukturisasi sekitar 1.300 karyawan terancam terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari sekitar tujuh ribuan yang tercatat pada 2016. Jumlah karyawan lebih besar, 29-30 ribuan ada di Krakatau Posco, perusahaan patungan KS dengan Korea Selatan.


Isu PHK ini sebenanya berasal dari salinan surat bernomor 73/Dir.sdm-ks/2019 yang ditandatangani Direktur SDM PT KS Rahmat Hidayat. Surat tersebut juga menyebutkan, PT KS akan melaksanakan pemetaan fungsi pekerjaan utama dan penunjang, dan merekomendasikan posisi yang memungkinkan kepada pihak ketiga atau adanya metode lain yang sesuai dengan Undang-Undang.









>>Artikel Asli<<


FAST DOWNLOADads
Download
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url