Jakarta, Beritasatu.com – Berawal dari sebuah perusahaan yang memproduksi sepatu perempuan pada 1982, sekarang Kenneth Cole terus berinovasi dan membuatkan produk-produknya dengan meluncurkan rangkaian jam tangan laki-laki dan perempuan untuk koleksi Spring/Summer 2019.
Brand Manager Kenneth Cole New York (KCNY) Dessy Carolina menyampaikan koleksi jam tangan laki-laki dan perempuan yang diluncurkan mempunyai desain yang abadi, dengan sentuhan kontemporer yang halus, namun tetap dilengkapi dengan elemen-elemen ciri khas merek Kenneth Cole sendiri.
Untuk pasar jam tangan di Indonesia, Dessy mengungkapkan bahwa tren pemakai jam tangan di Indonesia ketika ini bahagia dengan desain yang simple dan tidak terlalu ramai.
“Kalau di brand lain ada yang mempunyai diamond pada jam tangan, memang di brand tersebut sudah ada style-nya menyerupai itu. Kalau di Kenneth Cole kita lebih menentukan yang simple dan elegai,” ungkapnya kepada Investor Daily di Jakarta, belum usang ini.
Berikut yaitu empat desain jam tangan koleksi Spring/Summer 2019 Kenneth Cole:
KC50776001, dikenal dengan Skeleton automatics dan gaya yang klasik, demam isu ini memperlihatkan koleksi jam tangan laki-laki yang tangguh dengan semburat biru, coklat dan rose gold. Warna hijau dan biru pada bezel menciptakan penampilan terlihat menarik dan moderat, sementara desain 3 jarum menjadi istimewa dengan warna mencolok pada jarum detik.
KC50784001 – 4, salah satu koleksi mumpuni dengan koleksi demam isu ini yaitu koleksi jam tangan laki-laki “berkekuatan sinar matahari” (Solar-powered), yang dipercayai oleh Kenneth Cole sebagai sebuah produk yang tidak hanya menonjolkan gaya dan kualitas, namun jugaa sanggup memenuhi sebuah tujuan.
Didesain secara klasik dengan fungsi yang modern – sebuah panel yang letaknya tersembunyi di balik penampang jam, sanggup menyerap sinar matahari dan menguraikannya menjadi energi, yang sanggup bertahan selama 4 bulan untuk sekali pengisian daya. Jam tangan yang maskulin ini mempunyai diameter 42 mm, fungsi tanggal, dan tali jam tangan bermotif croco. Tersedia dalam 4 warna yang menarik.
KC50796003, mengikuti jejak kesukesan model jam tangan laki-laki Skeleton, pada demam isu ini KCNY mempersembahkan sebuah koleksi jam tangan perempuan automatic, yang tidak hanya feminism namun juga sangat berkelas, demikian juga dengan fokus pada penampang jam yang transparan, yang merupakan ciri khas desain dari jam tangan perempuan Kenneth Cole.
Koleksi jam tangan KC05796003, merupakan bab dari rangkaian jam tangan transparan yang diperuntukkan sebagai penggunaan harian. Dengan desain yang sederhana, jam tangan silver ini mempunyai diameter 34 mm dan juga mempunyai penampang yang kontemporer, dilengkapi dengan bab tengah penampang yang mempunyai sunray color (seperti pantulan cahaya matahari) dan index serta jarum jam dalam warna rose gold yang cantik. Rantai jam tangan yang sangat ramping, terbuat dari stainless steel, menyampaikan pemanis tekstur dan kesan elegan. Tersedia dalam 4 pilihan warna yang cantik, termasuk ungu dan hijau bagi pecinta fashion sejati.
KC50786001 – 3, bagi mereka yang berani memperlihatkan identitas mereka, koleksi KC50786001 – 3 merupakan pilihan yang sangat tepat. Dengan kemilau kerikil permata yang terletak pada index angka 9, dan penampang 3D yang sangat mencolok, jam tangan ini menyampaikan gaya yang urban dan modern.
Desain dual-tone jam tangan ini dilengkapi dengan diameter 34 mm, jarum jam yang kecil dan penanda waktu/index yang halus dan rantai pasir yang terbuat dari stainless steel.
Dessy menambahkan sasaran yang menyasar pemakai jam tangan Kenneth Cole perempuan biasanya mulai dari usia 21 tahun hingga 35 tahun. Sedangkan untuk kalangan laki-laki berkisar 35 tahun ke atas.
“Itu alasannya yaitu model jam tangan untuk gents ada yang simple, klasik, automatic, dan fashion. Kalau untuk ladies modelnya lebih ke simple dan elegan saja,” tuturnya.
Dengan kisaran harga jual antara Rp 1,2 juta hingga Rp 3,3 juta, Dessy menyebutkan kalau jam tangan koleksi Kenneth Cole mempunyai garansi internasional selama dua tahun dan tersedia di 70 negara.
Sumber: Investor Daily
