Penggemar Apresiasi Film Si Doel, Denpasar Jadi Kota Terakhir Lokasi Meet And Greet

Penggemar Apresiasi Film Si Doel, Denpasar Makara Kota Terakhir Lokasi Meet and Great
Laporan Wartawan Tribun Bali, Meika Pestaria Tumanggor
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Pemain Si Doel The Movie Cornelia Agatha dan Suti Karno, Sabtu (22/5/2019), menggelar meet and greet di Kota Denpasar.
Denpasar yakni kota kelima sekaligus kota terakhir yang dikunjungi tim Si Doel The Movie.
Hadir puluhan penggemar film Si Doel, dari belum dewasa muda hingga cukup umur pada meet and greet yang digelar di Bakso Boedjangan Trans Studio Mall (TSM).
Baca: TRIBUN WIKI – Badan Pegal Setelah Seharian Beraktivitas? Ini 5 Rekomendasi Tempat Pijat di Denpasar
Baca: Kantor BPR Legian Bali Lengang Sehari Pasca Izin Usahanya Dicabut
Cornelia Agatha yang berperan sebagai Sarah membukameet and greet ini dengan menceritakan kisah film Si Doel.
“Cerita Si Doel ini sudah usang ya, sudah 27 tahun. Sarah sudah banyak melewati kisah yang manis dengan Doel. Dalam Si Doel Movie 2 ini menceritakan kisah yang tragis wacana rumah tangga Sarah dan Doel. Banyak makna yang dalam dan mengharukan,” kata Cornelia Agata.
Peserta meet and greet juga turut menanyakan kelanjutan kisah Sarah dan Doel, dan adapula yang mengapresiasi alur kisah dan pesan moral yang disampaikan dalam film ini.
Baca: Masyarakat Bangli Tumpah Ruah Iringi Upacara Pelebon Istri Kapten Mudita
Baca: Gelar Meet and Greet Pemain Si Doel The Movie, Telkomsel Kenalkan Layanan *500*60#
“Filmnya bagus. Emosinya juga dapat. Cukup terharu ketika nonton. Ceritanya bagus, banyak pesan moral yang disampaikan. Kerja keras dan tidak plin-plan, bila ada duduk masalah harus diselesaikan. Untuk para perempuan juga, bila sanggup jangan menyerupai Sarah, ada duduk masalah sedikit jangan eksklusif minta cerai, maunya didiskusikan dulu,” kata salah seorang akseptor meet and greet, Anak Agung Ngurah Surya.
Diakhir meet and greet Suti Karno mengucapkan terima kasih atas antusias penggemar film Si Doel.
“Semoga film kita sanggup bermanfaat, dan sanggup menjadi tuntunan. Terima kasih juga untuk generasi muda yang sudah kasi apresiasi pada film kita,” kata Suti Karno.(*)
