Jakarta, Beritasatu.com – Partai Demokrat memastikan tak menoleransi perilaku Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) partai yang mempersoalkan pembentukan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma).
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan belum usang ini menyebut manuver politik mereka merupakan duduk kasus internal partai. Demokrat tidak mau menanggapi undangan dan pernyataan pihak yang mengaku sebagai pendiri partai supaya segera menggelar kongres.
Menurut Hinca hukuman disiplin diberikan supaya polemik ini tidak melebar dan mengganggu soliditas kader lain.
Hinca juga mengklarifikasi terkait Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang didapuk sebagai pemimpin Kogasma alasannya ialah merupakan simbol partai yang gres selesai mengikuti Pilkada DKI 2017.
Keberadaan Kogasma berdasarkan Hinca membuahkan hasil. Elektabilitas Demokrat mencapai tujuh persen dan balasannya lolos ke Parlemen.
Lihat video:
Sumber: BeritaSatu TV
