Kerak Telor Masih Digemari Sebagai Jajanan Prj

FAST DOWNLOADads
Download





Kerak telor ialah jajanan laku di tiap ajang PRJ.


REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Makanan khas Betawi, kerak telor yang terbuat dari ketan, telur, dan kelapa sangrai, menjadi jajanan yang selalu ada di program tahunan Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau yang juga dikenal dengan Jakarta Fair. Sekitar 50 pedagang kerak telor tersebar di area PRJ di JIExpo, Kemayoran.


Pembelinya pun tidak sedikit. Ada saja pengunjung PRJ yang mampir untuk membeli kuliner bercita rasa gurih dan cantik itu.


“Saya suka kayak makan telur dan nasi disatuin gitu, lezat rasanya,” kata Anna yang ditemui ketika membeli kerak telor di PRJ, Sabtu (15/6).


Anna mengaku jajanan Betawi itu sudah menjadi kuliner favorit yang niscaya dibelinya setiap dia tiba ke Jakarta Fair.


“Saya orang Jakarta, saya selalu tiba ke Jakarta Fair. Tidak hanya berburu diskon, saya berburu kuliner juga, ya salah satunya kerak telor ini,” kata perempuan yang berasal dari Sunter, Jakarta itu.


Berbeda dengan Anna yang sudah menggemari kerak telor, Surti yang gres mencoba jajanan itu mengaku tercengang. “Ini kan pipih, saya kira cuma untuk kuliner ringan tahunya dapat buat kenyang ya,” kata perempuan yang berasal dari Solo itu.


Penikmat kerak telor lainnya, Amel menyampaikan kuliner yang dibentuk di atas tungku arang itu ialah warisan yang harus diketahui anak-anaknya.


“Kerak telor kan kuliner khas Betawi dan orang Jakarta, ya ini warisan yang dapat saya kenalkan ke anak- anak saya,” kata ibu dua anak itu.


Kerak telor di Pekan Raya Jakarta dijual mulai dari Rp 20 ribu per porsi untuk yang memakai telur ayam dan Rp 25 ribu per porsi untuk telur belibis sebagai materi dasarnya. Selain kerak telor kuliner khas Betawi lainnya juga dijual di Pekan Raya Jakarta ibarat tauge goreng, soto mi, dan dodol.









>>Artikel Asli<<


FAST DOWNLOADads
Download
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url