Pemkab Ciamis Tata Daerah Kumuh Sungai Cileueur Jadi Tempat Wisata

FAST DOWNLOADads
Download












Ciamis

Kabupaten Ciamis segera mempunyai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang baru. Konsepnya juga dibentuk kekinian dan asyik, bahkan tak kalah dengan Teras Cikapundung di Kota Bandung. Traveler dan warga Ciamis, kelak sanggup memanfaatkannya untuk tempat wisata.


Di Ciamis sedikitnya terdapat 14 daerah kumuh, salah satunya yang paling utama yakni daerah Sungai Cileueur yang berada di sentra kota. Bantaran Sungai Cileueur akan disulap menjadi RTH dengan konsep wisata. Diharapkan nantinya sanggup menjadi sentra keramaian gres dan bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.


Kawasan Cileueur yang siap ditata ini berada di 4 lingkungan mulai dari Janggala belakang Pendopo Bupati, Kedung Panjang, Limus Nunggal dan Lingkungan Barak. Luasnya mencapai 30 hektar. Penataan berasal dari sentra yakni Kementerian PUPR dalam jadwal Kotaku skala kawasan. Namun konsep dan DED dilaksanakan Pemkab Ciamis oleh Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup.




“Penataan daerah kumuh di bantaran Sungai Cileueur ini untuk pengurangan daerah kumuh, kedua perubahan wajah daerah dan ketiga yakni destinasi wisata perkotaan,” ujar Kepala Satker Pembangunan Infrastruktur Permukiman Kabupaten Ciamis yang juga Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Tino Armyanto, Senin (24/6/2019).










read image orientation if potrait load this  Pemkab Ciamis Tata Kawasan Kumuh Sungai Cileueur Kaprikornus Tempat WisataFoto: Dadang Hermansyah



Tino menjelaskan di lokasi tersebut dibangun teras yang tak kalah dengan daerah lain. Ada panggung pentas, beberapa spot selfy di pinggir sungai, tempat bermain anak, kemudahan umum sampai 2 jembatan yang didesain unik dan menarik.


“Jadi menyerupai wisata kekinian yang mengedepankan latar belakang menarik. Kaprikornus semua sudut sanggup dijadikan spot-spot untuk berfoto menarik,” ucap Tino.


Nantinya masyarakat sanggup menggelar aneka macam jadwal menyerupai hiburan, wisata kuliner yang nantinya sanggup meningkatkan perekonomian masyarakat.


“Jadi harapannya sehabis ditata tak ada lagi warga yang membuang sampah ke sungai. Dianjurkan juga nantinya warga sanggup menghadapkan rumah ke sungai jadi tak lagi jadi bab belakang,” ucapnya.


Dalam penataan ini Tino menegaskan tak akan ada penggusuran dan relokasi. Bagi rumah yang sedikit masuk bantaran sungai tetap dibiarkan. Tapi hanya akan ada penataan sedikit supaya terlihat lebih rapih.










read image orientation if potrait load this  Pemkab Ciamis Tata Kawasan Kumuh Sungai Cileueur Kaprikornus Tempat WisataFoto: Dadang Hermansyah



Untuk limbah masyarakat sekitar juga akan dibuatkan beberapa IPAL pembuangan. Sehingga tak ada lagi limbah rumah tangga atau MCK yang masuk ke sungai. Bahkan kanal masyarakat sekitar akan lebih gampang dengan dibangun dua jembatan menuju Masjid Agung dan Alun-alun.


“Nantinya juga ini sanggup memotivasi dan merangsang masyarakat untuk ikut menata dan membangun daerah itu. Supaya terlihat indah dan menarik, menyerupai berwarna-warni,” ujarnya.


(tro/tro)















>>Artikel Asli<<


FAST DOWNLOADads
Download
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url