Dinas Pariwisata Dorong Training Perjuangan Daerah Kuliner Nusantara

FAST DOWNLOADads
Download




Syachrul ArsyadDinas Pariwisata Dorong Pembinaan Usaha Kawasan Kuliner Nusantara Dinas Pariwisata Dorong Pembinaan Usaha Kawasan Kuliner Nusantara
Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar terus mendorong pembinaan kepada para pelaku perjuangan dalam upaya merealisasikan agenda daerah masakan di Jalan Nusantara. Foto: Istimewa

MAKASSAR – Dinas Pariwisata (Dispar) Makassar terus mendorong pembinaan kepada para pelaku perjuangan dalam upaya merealisasikan agenda daerah masakan di Jalan Nusantara atau disebut Coto Coffee Culinary Coridor Nusantara.


Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Kamelia Thamrin Tantu mengatakan, planning ini dilakukan sembari menunggu proses perampungan perizinan pembangunan daerah masakan nusantara.


Menurut dia, pembinaan kepada pelaku perjuangan dilakukan biar sanggup menyesuaikan perjuangan mereka dengan planning dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.


“Kalau kami dari segi pembinaannya mereka. Pembinaan bagaimana usahanya di sana. Misalnya, jikalau masakan menyerupai apa standarnya, gres berupa diskusi dengan mereka,” tuturnya kepada SINDOnews, Rabu (26/06/2019).


Pihaknya juga menggandeng pemerintah kecamatan untuk terus melaksanakan sosialisasi pembangunan daerah masakan tersebut.


“Kalau kita untuk sementara melaksanakan sosialisasi ke pelaku perjuangan di Jalan Nusantara. Menggandeng pemerintah kecamatan. Karena kan tidak gampang ini alih fungsi perjuangan di sana,” sambung Kamelia.


“Kalau mengenai yang lain kita tinggal tunggu lagi bagaimana pembenahan dari fisiknya itu. Karena kan kayaknya mau diseragamkan itu. Yang jelas, penyediaan infrastruktur itu bukan kami, di PU semua,” sebutnya melanjutkan.


Diketahui, perencanaan daerah masakan ini harus diikuti dengan perampungan penerbitan izin kolektif perjuangan gres bagi para pelaku usaha. Proses ini dikoordinasikan bersama Asosiasi Usaha Hiburan Makassar (AUHM).


Ketua AUHM, Zulkarnain Ali Naru mengaku masih berusaha menuntaskan izin kolektif para pelaku perjuangan yang siap mendukung agenda tersebut.
 
Selanjutnya akan disetor dan diverifikasi oleh Dinas PM-PTSP Makassar. “Sementara kami dikumpulkan,” singkat Zulkarnain.


AUHM mencatat, di Jalan Nusantara ada 26 perjuangan karaoke umum, karaoke keluarga dan pub. Begitu pula ada 5 jenis perjuangan bar.


“Total 31 perjuangan semuanya. Semua sudah miliki izin sesuai persyaratan yang disepakati sebelumnya,” jelasnya.


Terkait dengan penyetopan perpanjangan izin perjuangan kata Zulkarnain, itu dikhususkan bagi jenis perjuangan massage atau panti pijat.


“Yang harus diberi pemahaman, bekerjsama bukan peralihan perjuangan ini. Kaprikornus satu tempat ada tiga jenis aktivitas dibolehkan. Misalnya pagi hingga sore boleh warkop, sore hingga malam jam 9 itu restoran, malamnya hiburan hingga jam 2,” ujarnya.


Dia pun menuturkan, kedepan akan menggelar training kepada para pelaku perjuangan untuk pencanangan Jalan Nusantara menjadi daerah kuliner.


“Yang terperinci 100% pengusaha disana sudah siap, sebab kita mendukung itu program. Kalau pembangunannya kita serahkan ke pemkot,” tutup Zulkarnain.


(bds)


KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)


Dinas Pariwisata Dorong Pembinaan Usaha Kawasan Kuliner Nusantara Dinas Pariwisata Dorong Pembinaan Usaha Kawasan Kuliner Nusantara








>>Artikel Asli<<


FAST DOWNLOADads
Download
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url