Ancol Rencanakan Pengembangan Tempat Wisata Berkonsep Lingkungan

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino
TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN – Manajemen Ancol Taman Impian berencana membuatkan daerah wisata terpadu pesisir dengan mengedepankan konsep lingkungan.
Rencana itu dibahas dalam acara Urban Farming 1.0 di Saung Ecopark, Ancol Taman Impian, Jakarta Utara, Sabtu (29/6/2019).
Direktur PT Pembangunan Jaya Ancol, Tbk Bertho Darmo Poedjo Asmanto mengatakan, ke depan, pihaknya berencana semakin menghijaukan daerah pantai.
Hal itu sejalan dengan harapannya dapat menambah Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Ibukota yang proporsinya dikala ini masih kurang dari 30%.
“Rencananya kita akan semakin menghijaukan daerah pantai dengan menanamkan ratusan pohon teduh sehingga menciptakan nyaman pengunjung. Tentunya kita akan pilih jenis tumbuhan yang cocok dengan area pinggir pantai,” kata Bertho.
Menurut Bertho, konsep wisata di Ancol Taman Impian selalu mengedepankan aspek lingkungan.
Oleh karenanya, planning pengembangan tempat wisata dengan konsep lingkungan berdasarkan Bertho dapat dijalankan.
“Sebagai teladan area Ecopark ini sebelum Februari 2010 merupakan lapangan golf seluas 33 hektar. Kita ubah menjadi taman dengan aneka macam tumbuhan dan fauna dikala ini,” ucapnya.
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Pertanian DKI Jakarta, Suharini Eliawati mengharapkan kerja sama dengan pihak Ancol terjalin baik terkait duduk masalah lingkungan, salah satunya dengan urban farming.
Apalagi, selama ini urban farming juga telah dijalankan di tingkat tertentu.
“Selama ini kita membuatkan urban farming dengan menggerakkan PKK, Karang Taruna dan bekerja sama dengan aneka macam pihak yang mendukung lingkungan di Jakarta menjadi lebih baik,” kata Suharini.
• Garong Kambing Beraksi di Pondok Aren, Warga Seperti Terhipnotis
• Waketum Gerindra Arief Poyuono Nilai Prabowo dan Jokowi Tak Perlu Rekonsiliasi yang Diatur
Suharini mencontohkan, dikala ini di Ibukota sudah dikembangkan 600 gang hijau dan selama beberapa waktu terakhir pengembangan konsep Hidroponik menjadi Hidrofarm.
Tahun ini Pemprov DKI juga mengadakan 500 rak Hidroponik yang akan didistribusikan ke karang taruna dan PKK terpilih yang memang mempunyai kesepakatan untuk menghijaukan lingkungannya.
“Kita dorong masyarakat untuk mau berperan aktif melaksanakan urban farming dengan aneka macam apresiasi bagi warga atau kelompok yang dapat menggerakkan masyarakat menghijaukan lingkungan masing-masing,” tandas Suharini.
