Jadi Prioritas Wisata Jabar, Gubernur Ridwan Kamil Serius Kembangkan Bantaragung – Radarcirebon.Com

MAJALENGKA-Gubernur Ridwan Kamil menyatakan keseriusannya mengakibatkan Kabupaten Majalengka sebagai kawasan prioritas agenda wisata Jawa Barat. Terlebih beberapa desa di Kota Angin telah masuk ke dalam agenda desa wisata menyerupai Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi dan Terasering Panyaweuyan di Kecamatan Argapura.
“Keduanya akan menjadi desa unggulan yang menjadi prioritas agenda desa wisata. Melalui agenda ini rakyat dapat sejahtera, lingkungan tetap terjaga, dan bakal ada perubahan yang membanggakan berkat kekompakan,” ujar Gubernur Ridwan Kamil ketika berkunjung ke Jatiwangi, Kamis (27/6).
Namun RK mengakui jikalau hambatan akan tetap ada dalam membuatkan desa wisata. “Makanya saya banyak tiba ke Majalengka untuk memperlihatkan semangat. Mudah-mudahan dengan gubernur semangat, maka Pemerintah Daerah Majalengka juga lebih semangat,” harapnya.
Ridwan mengaku telah terpesona oleh keindahan alam di Kabupaten Majalengka. Baik Desa Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, dan sejumlah kawasan wisata lainnya. Sehingga eksplorasi keindahan alam Majalengka harus diseriusi.
Sementara di Desa Bantaragung sedikitnya ada delapan objek wisata unggulan. Kedelapan objek wisata itu yakni Curug Cipeuteuy, Bumi Perkemahan Awilega, Bukit Batu Semar, Puncak Pasir Cariuk, terasering sawah Ciboer Pass, dan dua lagi sedang dikembangkan.
Setiap objek wisata mempunyai keunikan sendiri dan alamnya terbilang masih belum terjamah. Tak heran Desa Bantaragung pernah dijuluki Surga Tersembunyi Terpopuler di ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) tahun 2017 lalu.
Menariknya, objek-objek wisata tersebut diintegrasikan oleh Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokjarwis) Agung Mandiri, sehingga pengembangan wisata benar-benar dilakukan berbasis masyarakat.
Salah satu objek wisata yang menarik perhatian Ridwan Kamil yaitu Curug Cipeuteuy. Objek wisata ini merupakan penderasan dengan air yang masih jenih dan segar yang bersumber dari Gunung Ciremai. Karena keindahannya ini, laki-laki yang bersahabat disapa Emil ini termakan untuk mencicipi eksklusif kesejukan airnya. “Kepada warga Indonesia, warga dunia jangan lupa tiba ke Jawa Barat, tiba ke Majalengka di Curug Cipeuteuy. Keindahannya mewakili alam Jawa Barat dan Majalengka,” ajak Emil.
Gubernur juga menuju destinasi berikutnya, yakni Ciboer Pass. Jaraknya sekitar 1 kilometer dari balai Desa Bantaragung. Di Ciboer Pass, Emil dimanjakan dengan hijau padi yang ditanam dengan referensi terasering yang dibelah oleh Sungai Ciwaru. Keindahannya tidak kalah dengan sawah terasering Ubud, Bali.
Ciboer Pass menjadi tempat yang asyik kala menikmati jingga di ujung hari. Ciboer Pass mengingatkan pada ungkapan bahwa Tanah Pasundan memang diciptakan Tuhan YME ketika tersenyum. Ciboer Pass menjadi spot yang sempurna untuk bertafakur mensyukuri segala derma Sang Pencipta.
Di atas kerikil alami Sungai Ciwaru, Emil yang memang seorang arsitek sempat mendesain konsep pariwisata bersama Bupati Majalengka, Kepala Desa, Pokjarwis Agung Mandiri, serta Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa Jabar.
Melalui tangan cuek Emil, Desa Bantaragung segera memasuki fase perkembangan yang belum pernah terbayangkan sebelumnya. “Setelah ini kita akan promosikan Majalengka habis-habisan. Karena banyak objek wisatanya yang luar biasa, di pegunungan, air dan lain sebagainya,” Tandas Emil. (ono)
