Optimis, Film Anak Muda Palsu Capai 1 Juta Penonton

Hal tersebut diungkapkan Andi Ashari usai Media Gathering film “Anak Muda Palsu”, di lqntai sembipan Four Point by Sheraton, Jl Andi Djemma, Sabtu (29/6/2019) petang.
“Kalau kata belum dewasa (pemaim), film ini harus mencapai 1 juta penonton, atau kita berharap minimal dapat samai penontonnya film Uang Panaik, kemarim,” kata Ashari.
Target menyerupai itu berdasarkan Ashari ialah candaan para pemain, tetapi dibutuhkan masyarakat Sulsel khususnya Makassar dapat mensupport dengan cara menonton.
Ini 5 Film di CGV Daya Grand Square, lengkap Jadwal, Sinopsis, dan Trailernya, Nomor 3 Film Korea
Jadwal Piala Indonesia Tertunda, Madura United: Sepakbola Indonesia Makara Korban
Film “Anak Muda Palsu” yang diperankan sineas asal Makassar ini diperkirakan akan tayang di 39 layar bioskop Indonesia dan akan tayang tanggal 4 Juli mendatang.
Untuk itu, Ashari berharap santunan dari masyarakat pada film “Anak Muda Palsu” ini pada tiga hari pertama penayangan. Ini akan menjadi sebuah kebanggan besar.
“Jadi kita butuh santunan dan support para penonton di tiga hari pertama tayang nanti (4 Juli), jikalau bertambah penonton otomatis ditambah layarnya,” terperinci Ashari.
Film “Anak Muda Palsu” yang mengambil lokasi kampus di Universitas Hasanuddin (Unhas) ini, mengangkat genre film komedi dan persahabatan soal dunia mahasiswa.
Produksi film tersebut kata Ashari hingga empat bulan, mulai dari survei lokasi dan riset hingga pembuatan film. Sementara untuk syuting memakan waktu 25 hari.
Jadwal Piala Indonesia Tertunda, Madura United: Sepakbola Indonesia Makara Korban
Bantu Johnison, Tongkonan Bikers Mamasa Patungan Beli Sembako
“Tiga hingga empat bulan kita proses film ini, mulai riset lokasi dan memproduksi itu. Kalau untuk syuting di kampus Unhas itu kita syuting ada sepuluh hari,” ujarnya.
Hadir pada ketika Media Gathering, Hisyam Ramadiandra Hamsir (Darwis), Rafli Fawaz (Rafli), Reo bulan rahmat (Illank), dan produser film “Anak Muda Palsu” yaitu, Andi Ashari.
Lalu, ada salah satu penulis film “Anak Muda Palsu”, Mata Matahari. Sementara dua pemain utama lainnya, Tumming dan Abu tidak sempat hadir dalam program ini.
“Film ini wajib ditonton, apalagi mantan mahasiswa. Jalan dongeng film ini global dan melalui film dialeg Makassar dapat dikenal nasional lagi, wajib nonton,” harap Azhari.
Azhari menambahkan, film “Anak Muda Palsu” ini merupakam idiaon dari film layar lebar karya sineas Makassar sebelumnya yaitu “Uang Panaik”, huruf Abu. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
