Terkini.id – Saat para laki-laki melabuhkan cintanya dengan ikatan resmi melalui janji suci pernikahan bersama perempuan pilihannya, laki-laki ini justru dengan boneka yang biasanya dipajang di toko-toko atau yang lebih dikenal dengan sebutan ‘manekin’.
Belum usang ini sebuah foto viral seorang laki-laki menikah dengan manekin beredar luas di media sosial. Dalam foto tersebut, pengantin laki-laki itu memerkan buku nikah bersama seorang manekin berhijab.
Yang tak kalah hebohnya, pernikahan ini berlangsung di Indonesia. Tentu saja pernikahan dengan boneka ini dapat menuai kontroversi, mengingat Indonesia mempunyai aturan aturan pernikahan yang begitu kuat.
Namun ternyata ada fakta lain di balik foto tersebut. Foto yang diunggah akun Facebook Khoirul Anam ini ternyata hanyalah sebuah parodi jomblo.
Pemilik akun Facebook Latiieff Steell berperan menjadi laki-laki yang gres menikah. Kehidupan rumah tangganya dan manekin dikisahkan melalui foto. Kisah kehidupannya dan manekin dikemas dalam tiga episode parodi.
“#PARODIFOTO episode 1.. Selamat kepada teman saya saudara Latiieff Steell biar menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah .. terimakasih telah mempercayakan jasa foto kepada saya…ketika jomblo berimajinasi #senimanfotonyeleneh gas jengat Subhanul Arifin Sabit Nur Rofiq #GJT terimakasih kepada Nur Wijayanti Wijaya Hijap ( foto hiburan) semua hanya properti….parodi ini akan ada episode lanjutanya ya bro…,” tulis Facebook Khoirul Anam.
Dalam episode 2 diceritakan mengenai malam pertama si pengantin laki-laki dan manekin. Malam pertama mereka gagal karena manekin menstruasi.
Selanjutya dalam episode 3, jadinya pengantin laki-laki dapat bulan madu dengan manekin. Seperti apa parodi jomblo ngakak tersebut, dihimpun dari Facebook Khoirul Anam simak formasi fotonya berikut ini.
1. Momen komitmen nikah Latiieff Steell dengan manekin berhijab.

2. Pengantin gres ini terlihat senang memerkan buku nikah.

3. Wajah para saksi nikah terlihat begitu tegang.

4. Manekin jadinya resmi menjadi bab keluarga mempelai pria.

5. Sekarang makan bakso sudah ada yang menemani, tidak sendiri lagi.

